Apa Itu Mediasi Perceraian? Tahapan Wajib Sebelum Putusan Cerai

Ilustrasi-Mediasi Perceraian-oleh dreamina-advokat ponorogo

Advokatponorogo.com—Mediasi perceraian adalah salah satu tahapan penting yang wajib dilalui dalam proses perceraian di pengadilan. Tahap ini sering disalahpahami sebagai upaya memaksa suami dan istri untuk rujuk, padahal secara hukum mediasi bertujuan memberi ruang dialog terakhir sebelum hakim memeriksa pokok perkara.

Dalam praktik pendampingan hukum keluarga, advokat ponorogo kerap menjumpai pasangan yang datang ke pengadilan dengan kondisi emosional yang sudah lelah. Karena itu, hukum menyediakan mekanisme mediasi agar keputusan bercerai—jika memang harus diambil—dilakukan secara sadar, tertib, dan tidak gegabah.

Dasar Hukum Mediasi Perceraian

Mediasi di pengadilan diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Aturan ini berlaku untuk seluruh perkara perdata, termasuk perceraian di Pengadilan Agama maupun Pengadilan Negeri.

Artinya, setelah gugatan atau permohonan cerai didaftarkan dan para pihak dipanggil secara sah, hakim wajib terlebih dahulu mengupayakan mediasi. Tanpa melalui tahap ini, proses persidangan tidak dapat dilanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara.

Sebagai panji pengacara ponorogo, pemahaman atas posisi mediasi ini penting agar para pihak tidak merasa “dipermainkan” oleh proses hukum yang sebenarnya sudah diatur secara tegas.

Apa Tujuan Mediasi Perceraian?

Tujuan utama mediasi perceraian bukan semata-mata rujuk. Lebih dari itu, mediasi bertujuan untuk:

  • Memberikan kesempatan bagi suami dan istri berdialog secara tenang
  • Mengurangi konflik berkepanjangan yang merugikan kedua belah pihak
  • Melindungi kepentingan anak, jika ada
  • Membuka peluang kesepakatan sebagian, meskipun perceraian tetap dilanjutkan

Dalam banyak perkara yang didampingi advokat ponorogo, mediasi justru membantu memperjelas persoalan inti yang sebelumnya tertutup emosi dan prasangka.

Siapa yang Menjadi Mediator?

Mediator adalah pihak netral yang membantu proses komunikasi antara suami dan istri. Mediator dapat berupa:

  • Hakim mediator (hakim pengadilan yang telah bersertifikat), atau
  • Mediator non-hakim yang terdaftar di pengadilan
Baca Juga:-  Panduan Tunjangan Anak & Nafkah Mantan Pasangan: Apa Saja Hak Anda?

Mediator tidak memutus perkara, tidak memberikan sanksi, dan tidak memihak. Perannya murni membantu para pihak berbicara secara lebih terarah, adil, dan proporsional.

Bagaimana Proses Mediasi Perceraian Dilakukan?

Secara umum, proses mediasi berlangsung sebagai berikut:

  1. Hakim menunjuk mediator
  2. Para pihak dipanggil untuk menghadiri mediasi
  3. Mediator mendengarkan keterangan masing-masing pihak
  4. Dilakukan pertemuan bersama atau terpisah (caucus)
  5. Mediator membantu merumuskan kemungkinan kesepakatan

Jika kesepakatan tercapai, hasil mediasi dituangkan secara tertulis dan memiliki kekuatan hukum. Jika tidak tercapai, mediator menyatakan mediasi gagal dan perkara dilanjutkan ke persidangan.

Apakah Mediasi Bisa Dinyatakan Gagal?

Ya. Mediasi dapat dinyatakan gagal apabila:

  • Salah satu pihak tidak hadir tanpa alasan sah
  • Para pihak hadir tetapi tidak mencapai kesepakatan
  • Secara objektif perdamaian tidak mungkin dicapai

Kegagalan mediasi bukan kesalahan hukum dan tidak merugikan posisi pihak mana pun. Proses cerai tetap dapat berjalan sesuai hukum acara.

Perlukah Didampingi Pengacara Saat Mediasi?

Secara aturan, pendampingan pengacara tidak bersifat wajib. Namun dalam praktik, pendampingan dari pengacara ponorogo sering membantu klien:

  • Memahami batas hak dan kewajiban
  • Menghindari kesepakatan yang merugikan
  • Menjaga posisi hukum tetap aman

Pendampingan ini penting agar mediasi tidak berubah menjadi tekanan sepihak, terutama dalam perkara yang menyangkut hak asuh anak atau nafkah.

Penutup

Mediasi perceraian adalah mekanisme hukum yang dirancang untuk menjaga proses perceraian tetap manusiawi, tertib, dan adil. Entah berakhir rujuk atau berpisah, mediasi memastikan keputusan diambil dengan kesadaran penuh, bukan semata emosi.

Jika Anda sedang menghadapi proses perceraian dan ingin memahami posisi hukum secara jernih, pendampingan dari advokat ponorogo atau Panji Pengacara Ponorogo dapat membantu Anda melangkah dengan lebih tenang dan terarah.

Bagikan artikel ini: